Radikalisme dimaknai suatu paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaruan sosial politik dengan cepat dan keras. Gerakan radikalisme dimaksudkan untuk mengubah semua aspek masyarakat, dan biasanya dinisbatkan dengan paham atau gerakan agama.
Perlu dicatat bahwa radikalisme agama dapat berasal dari agama mana pun. Karena di Indonesia terdapat berbagai macam agama dan mayoritas penduduknya beragama Islam, seringkali radikalisme agama dinisbatkan pada radikalisme Islam.

Seringkali, awalnya radikalisme terjadi ketika seseorang terasing dari keluarga dan lingkungannya. Banyak faktor yang menyebabkan keterasingan ini, termasuk agama, sosial ekonomi, dan politik. Kondisi terasing ini biasanya menghasilkan identitas baru yang sesuai dengan ideologi seseorang.
Pemahaman radikalisme di kalangan umat Islam selama ini masih sangat rendah, terutama bagi mereka yang baru memahami konsep Islam atau bisa disebut juga dengan mukalaf. Dan seiring perkembangan zaman yang semakin canggih, makin banyak pemikiran umat Islam yang semakin keras.
Hal ini ditandai dengan suburnya kelompok-kelompok Islam radikal di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Gerakan mereka didasarkan pada pemahaman dan penerapan ideologi Islam yang ketat berdasarkan interpretasi teks agama yang kaku. Mereka percaya bahwa satu-satunya cara untuk mempercayai syariat Islam adalah mengambil tindakan langsung, bahkan jika itu berarti menggunakan kekerasan.
