2TAHUN DUNIASANTRI (7): MEMBUKA KESADARAN BARU

Hal lain yang saya temukan dari hasil penelusuran adalah, duniasantri.co diampu oleh santri-santri lingkaran UI, baik pembina maupun pengurusnya. Tokoh budaya Zastrow Al-Ngatawi, ilmuan Bisri Effendy, dan seterusnya ada di belakang panggung. Pengurus-pengurus depan panggung, sebagian di antaranya berasal dari lingkaran Abdurrahman Wahid Center UI.

Kombinasi antara orientasi produk tulisan dan formasi pengurus menjadikan duniasantri.co punya kelebihan ketika menyajikan konten tulisan. Produk jurnalistik warga biasanya bercorak netral karena bentuknya yang mirip cerita. Dengan kata lain, duniasantri.co secara tidak langsung bisa menjadi “ensiklopedi” atas peristiwa-peristiwa kepesantrenan dan kesantrian yang sangat partikular, yang mungkin tak terekam oleh platform islami lain.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Formasi pengurus yang berasal dari lingkungan ilmiah dapat memperjernih produk-produk jurnalistik warga di duniasantri.co. Di beberapa platform lain, proses editorial kadang kurang diperhatikan. Para “penjaga gawang” biasanya terpikat oleh potensi pengunjung yang mungkin diperoleh ketika menggunakan judul ataupun tulisan yang sensasional. Kadang tolok ukurnya pun hanya sebatas penguatan ideologi, karena tidak semua dari mereka terbiasa dengan tradisi ilmiah yang mengedepankan disiplin verifikasi dan kejernihan.

Ada perasaan tertantang atas hasil-hasil penelusuran di atas sampai saya memutuskan untuk ikut menulis. Selama ini, saya dibesarkan oleh kegiatan-kegiatan menulis yang “garing” seperti laporan kegiatan ataupun tugas kampus. Jurnalistik warga atau opini yang berbahasa jernih dan inklusif, adalah dua hal yang sama sekali asing bagi saya.

Bebannya terletak pada kewajiban dalam menyesuaikan antara tema tulisan dan target pembaca. Kadang satu tema tertentu menuntut digunakannya istilah-istilah melangit yang hanya ramah bagi segelintir orang. Sementara, di lain sisi, ada tuntutan berupa mengubahnya menjadi cerita dan uraian yang jernih dan ramah bagi semua orang. Menulis di duniasantri.co ternyata membuka kesadaran baru bagi saya.

2 Replies to “2TAHUN DUNIASANTRI (7): MEMBUKA KESADARAN BARU”

Tinggalkan Balasan