Sejak dekade 1980-an saya sudah banyak mengenal dengan baik penyair-penyair asal Madura. Hampir bisa dipastikan mereka adalah santri atau alumni pesantren. Dan, lebih jauh, mereka…
View More Dua Arus MaduraKategori: Opini
Jalan Asketis Diponegoro Bagi Santri Masa Kini
Banyak ironi yang dialami santri hari ini. Semuanya serba ada. Gawai di genggaman menyajikan ribuan halaman kitab kuning dalam sekian milidetik, sementara algoritma kecerdasan buatan…
View More Jalan Asketis Diponegoro Bagi Santri Masa KiniIsykal Kitab: Tradisi Kritis Pembelajaran di Pesantren
“Al-‘ilmu khazanah, wa miftahuhu as-su’al.” Ilmu adalah perbendaharaan, dan kuncinya adalah bertanya. Ungkapan tersebut seolah menemukan wujud nyatanya dalam tradisi pesantren, terutama ketika seorang santri…
View More Isykal Kitab: Tradisi Kritis Pembelajaran di PesantrenMuktamar NU dan Lingkaran Setan Korupsi
Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur, saya khawatir apa yang terjadi pada muktamar sebelumnya terulang. Di Lampung…
View More Muktamar NU dan Lingkaran Setan KorupsiUlama, Umara, dan Oligarki: Trio Sekutu Korupsi yang Sempurna
Sejak kecil, kita dicekoki narasi indah baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik dan diampuni Tuhan. Sayangnya, semakin keras kita berdoa, semakin lantang kita berselawat…
View More Ulama, Umara, dan Oligarki: Trio Sekutu Korupsi yang SempurnaMerawat Lukisan Tuhan Bernama Indonesia
Di tengah dinamika kehidupan bangsa yang semakin kompleks, mulai dari perbedaan pandangan politik, persoalan sosial, tantangan ekonomi, hingga krisis lingkungan, Indonesia membutuhkan ruang refleksi untuk…
View More Merawat Lukisan Tuhan Bernama IndonesiaKolonialisme yang Masih Hidup di Rak Buku
“Buku rekomendasi Bapak untuk anak-anak Indonesia apa, Pak?” Pertanyaan itu diajukan Putri Aulia kepada Menteri Hak Asasi Manusia RI, Natalius Pigai, dalam sebuah wawancara yang…
View More Kolonialisme yang Masih Hidup di Rak BukuBelajar Kesalehan Ekologis dari Bank Sampah Tebuireng
Selama ini, kesalehan sering dipahami sebatas hubungan vertikal antara manusia dengan tuhan. Kesalehan diukur dari rajinnya seseorang menjalankan rutinitas ibadahnya. Baik salat, membaca Al-Qur’an, berzikir,…
View More Belajar Kesalehan Ekologis dari Bank Sampah TebuirengBelajar Tanggung Jawab Sosial dari Krapyak Peduli Sampah
“Apa bentuk kepedulian lingkungan yang pernah kamu lakukan?” Pertanyaan itu menjadi pembuka kegiatan Jalan-Jalan Toleransi, sebuah program bulanan yang diselenggarakan oleh GUSDURian Jogja. Jalan-Jalan Toleransi…
View More Belajar Tanggung Jawab Sosial dari Krapyak Peduli SampahRefleksi Takwa: Melihat Diri Sendiri
Kita diciptakan Tuhan dari kegelapan rahim ibu, mak-e, ummi’, bunda, mbok-e, mak-e, mama, dan lain-lain setiap anak memanggil perempuan yang melahirkannya. Dengan tangis dan tanggung…
View More Refleksi Takwa: Melihat Diri Sendiri