SELAMAT ULANG TAHUN DUNIASANTRI
Tidak terasa contrengan almanak berwarna merah
Permohonan doa selalu kuberpasrah
Mengiringi langkah awal lahir tiba
Kini duniasantri berkepala tiga

Sejauh mata memandang menelusuri lautan
Di situlah juga engkau bersemayam
Memberikan oase bagi literasi yang kekeringan
Bangkit kembali dengan segudang keberkahan
Merajuk pena berhamburan
Menjadi catatan abadi sepanjang zaman
Mengalir hingga jadi nenek moyang
SELAMAT DATANG AGUSTUS
Sudah tujuh puluh tujuh cerita digelar
Dalam panggung Nusantara pertunjukan
Berganti musim sudah dilalui
Hingga kemarau hampir mati
Padi ilalang mulai redup
Petani mengadu hingga suntuk
