Selepas diriku pernah jatuh di pangkuanmu
Kutemukan filsafat di sunyi kamar mandi,
di hening kamar tidur,
bahkan di riuh dapur sekalipun.
Kau mendikteku bersih terjaga
sekalipun bersimbah luka
yang terbuat dari darah dan air mata

Kau menyulap samudera lara
Menjadi semangkuk tawa
yang hangat dan menggoda.
Purwokerto, Oktober 2024
USAHA DAN DOA
Doa serupa pupuk yang memeluk pohon
untuk cepat tumbuh
Usaha sebagaimana air yang membasahi pohon
untuk meninggi.
Mendekati matahari.
Sementara mimpi, tak lain adalah mentari yang menyinari langkah kaki
Mentari tak bosan lahir dari timur
dan tenggelam di barat
Sedang mengajari kita untuk tekun
dan semangat
dan istikamah
