Al-Amien Prenduan Wisuda Ratusan Santri

Tepat pada Jumat, 10 Syawal 1391 atau 3 Desember 1971, TMI Putra dengan sistem yang ada sekarang resmi didirikan oleh KH Muhammad Idris Jauhari. Jejak ini diikuti 14 tahun kemudian dengan berdirinya Tarbiyatul Mu’allimaat al-Islamiyah (TMaI) untuk santri putri pada 19 Juni 1985 oleh Nyai Anisah Fatimah Zarkasyi.

Visi lembaga ini tetap ajek: semata-mata untuk ibadah dan mengharap rida Allah SWT yang tercermin dalam sikap tawadu. Misinya adalah membentuk individu unggul menuju terbentuknya umat terbaik (khairo ummah). Secara khusus, TMI mempersiapkan kader ulama dan pemimpin umat (mundzirul qoum) yang muttafaqih fid dien; memiliki kemampuan dakwah ilal khair, amar ma’ruf nahi munkar, dan indzarul qoum.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pesan Kedekatan dari Gontor

Nuansa kekeluargaan dan sanad keilmuan yang erat antara Prenduan dan Gontor semakin kental dengan hadirnya Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, yang dalam kesempatan ini diwakili KH Dr Husni Kamil Djailani. Dalam pidato pelepasannya, Kiai Husni menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kepesantrenan di tengah perubahan dunia yang cepat.

“Al-Amien dan Gontor adalah satu jiwa dalam perjuangan. Para wisudawan hari ini adalah duta-duta nilai yang membawa misi besar. Jadilah perekat umat dan teruslah belajar, karena tugas kalian sebagai pendidik tidak akan pernah usai,” ungkap Kiai Husni Kamil sebagaimana terekam dalam siaran langsung prosesi tersebut. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol restu dan kesinambungan perjuangan antara kedua institusi besar ini.

Pengabdian ke Pelosok Negeri

Tinggalkan Balasan