Bila Santri Homesick

Contohnya, saat masih berada di rumah, tinggal dengan orangtua, bisa jadi semua kebutuhan masih dilayani oleh orangtua. Bisa makan makanan enak lengkap dengan lauk-pauknya. Bisa tidur nyenyak dengan kasus yang empuk. Nah, begitu masuk pondok, hal-hal seperti itu tak lagi bisa ditemukan. Mandi harus antre, makan seadanya dan harus bareng-bareng dengan santri lainnya. Tidur pun harus berdempet-dempatan dengan yang lain.

Hal inilah menyebabkan para santri merasa sedih, murung, dan akhirnya merindukan orang rumah dan suasananya. Belum terbiasa dengan lingkungan dan situasi baru seperti ini bisa membuat santri merasa tidak betah berada di pondok. Bisa membuat santri menangis atau ingin kabur.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam fase kangen rumah yang dirasakan oleh para santri baru, biasa muncul beberapa gejala, seperti nafsu makan menurun, tidak semangat mengikuti kegiatan, dan rasa ingin segera bertemu dengan orangtua atau keluarga.

Tinggalkan Balasan