BUBUR SURO

MUHARRAM

Angin bersujud dengan sekelumit riwayat
Dalam tubuh hijriah yang nikmat
Yasinan menidurkan sepasang luka
Sementara wirid diam-diam melantunkan asma-Nya

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dari pendosa sampai pecundang
Membasuh hatinya dalam parit yang tenang
Agar tak ada lagi suasana sayu
Yang menggerogoti imannya satu-satu

Sujud seumpama ritual menuju abadi
Menuju rindu yang digariskan Ilahi
Di atas langit, bulan menjurus pada ketulusan
Merestui tanggal satu yang baru saja dilahirkan.

Sumenep, 29 Juli 2022.

Tinggalkan Balasan