Tuanku, yang maha
Jalan mana yang mesti kulalui
Untuk setidaknya sampai di KebunMu?
Landau yang berkelok
Atau tanjakan, berkrikil.
Karena di dalam diri
Adalah rumah bagi dosa
Dan kealpaan-kealpaan.

Jogja, 2021.
SURILAM MURTI
Sulit untuk menerka
Mana yang lebih gemuruh
Langit atau dadaku.
Seperti samudra
Dadaku menyimpan banyak hal
Termasuk suka-kedukaanmu.
Isi dadaku terbuat dari malam
Gelap, namun mengandung
Banyak bintang.
Kau boleh membangun apa saja
Dalam dadaku, membuat rencana
Membangun kehidupan
Kecuali memikirkan jalan keluar
Jogja, 2021.
ilustrasi: kegelapan, kukuh nuswantoro.
