DI RAMBUTMU SURGA BERKIBAR

ingatan itu kembali
kepada baginda Nabi tercinta
kelembutan o kelembutan
kekasih o kekasih

bukankah sehelai rambut yang lembut itu
lebih mulia ketimbang sejuta hukum yang laknat?
perempuan-perempuan kota Iran bertanya pada malaikat
mereka membakar jilbab yang cuma kain cuma budaya Arab

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

bukankah sehelai kain tidak lebih berharga
ketimbang nyawa seorang perempuan yang dimuliakannya?

bukankah sehelai kain lebih baik dibakar
jika ia merenggut kasih sayang tuhan dari hati hamba?

rambut-rambut perempuan Iran berjatuhan
mendendangkan zikir pada tuhan
la ilaha illallah, la ilaha illallah

jilbab adalah bidah yang merusak pikiran
sedangkan Jilbab adalah hati yang menjaga cinta?
apakah rupa lebih penting ketimbang hakikat
apakah kulit kacang adalah yang berharga daripada isinya?

perempuan-perempuan kota Iran
beramai-ramai turun ke jalan
menyurakan suara tuhan
lewat hatinya yang kasih sayang
hendak mengingatkan pada kuasa bebal
“dunia alangkah hina, cintalah yang mulia!”

“maka jatuhlah, jatuhlah segala laku durhaka
ke dalam api cinta, api penyucian!”

2022.

Tinggalkan Balasan