Esensi Rahmat lil Alamin dari Muktamar Ke-34 NU

Mengingat masyarakat tidak akan berhenti di satu titik, tetapi mengalami perubahan dan evolusi untuk mencapai kenyamanan dalam hidup. Maka, perubahan sosial dalam masyarakat selalu terjadi. Maka NU sebagai organisasi masyarakat harus tanggap dalam memahami problem yang terjadi di masyarakat. Sehingga problem-problem baru yang muncul di tengah-tengah masyarakat dapat dibahas dan dapat diselesaikan.

Dalam kaitannya dengan ini, maka NU membuat suatu pertemuan yang kemudian dinamai sebagai muktamar. Tidak lain tujuannya sebagai suatu bentuk untuk merespon problem di masyarakat. Dalam muktamar ini para pemuda, khususnya santri dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul menjadi satu. Untuk membahas suatu permasalahan yang dihadapi umat. Mereka mengangkat tema yang selalu berhubungan dengan tantangan dan problem hari ini yang terjadi pada masyarakat mulai dari dalam lingkup kecil (nasional) hingga yang menjadi perhatian dunia.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tantangan yang dialami masyarakat selalu beragam. Maka tema yang juga diangkat dalam muktamar NU sejak pertama kali diadakan selalu berbeda-beda. Muktamar pertama kali diselenggarakan di daerah Jawa Timur, tepatnya di daerah Surabaya, pada tanggal 21 Oktober 1926. Adapun tema yang diangkat pada muktamar itu mengenai hukum menjalankan ibadah, pakaian pria dan wanita, kesenian dan pernikahan.

Tinggalkan Balasan