“Kajian ini menjadi ruang awal bagi fasilitator untuk menyamakan pemahaman sebelum materi disampaikan kepada peserta,” ujar Rocky, Kabid Keilmuan Rayon FUAH.
Pesantren Filsafat sendiri merupakan program rutin Rayon FUAH yang dirancang sebagai ruang diskusi filsafat. Materinya membentang dari pemikiran filsafat Yunani hingga filsafat Islam. Pesertanya adalah kader Rayon FUAH.

Karena itu, persiapan fasilitator menjadi bagian yang tidak kalah penting. Apa yang nantinya diterima peserta tidak lahir begitu saja pada hari pelaksanaan. Ada proses membaca, berdiskusi, berbeda pendapat, lalu mencoba memahami kembali materi sebelum dibawa ke forum yang lebih luas.
Di titik ini, kajian fasilitator bukan hanya soal menyiapkan bahan ajar. Ada tradisi belajar yang sedang dirawat. Tradisi untuk tidak terburu-buru merasa paling tahu dan tidak mudah menganggap sebuah pandangan sebagai kebenaran tunggal.
Filsafat memang sering terdengar berat. Nama-nama tokohnya panjang, istilahnya kadang membuat dahi berkerut, dan pertanyaannya sering kali justru membuat seseorang semakin banyak bertanya. Namun, barangkali di situlah letak pentingnya.
