Palestina sejenak bisa bernapas lega atas gencatan senjata yang dilakukan Israel setelah perang yang berlangsung sebelas hari hingga menewaskan puluhan bahkan ratusan rakyat Palestina. Berbagai gerakan dilakukan oleh masyarakat dunia untuk bersimpati kepada rakyat Palestina. Bahkan donasi mengalir dari berbagai negara. Tak terkecuali Indonesia.
Semua orang di seluruh dunia mengecam kekejaman Zionis yang tanpa perasaan meluncurkan bom ke permukiman penduduk. Ini menyebabkan para wanita dan anak-anak ikut menjadi korban karena bom meledak tanpa memandang gender.

Israel seolah tidak membiarkan para wanita melahirkan generasi penerus dan anak-anak tumbuh dewasa hingga bisa membalas perlakuan mereka. Rakyat Palestina semakin terdesak karena Israel terus memperluas wilayahnya. Mengusir rakyat Palestina secara perlahan hingga mereka dapat menduduki Masjidil Aqsha, tempat yang disucikan baik bagi umat Islam maupun Yahudi.
