topeng iblis

Iblis Bertopeng Manusia

Iblis bisa dijadikan media kontemplasi mengenai hakikat kebaikan dan keburukan. Keburukan atau kemaksiatan selalu disimbolkan dengan sesuatu yang indah dan enak, sebaliknya kebaikan disimbolkan bentuk ketaatan yang melelahkan, menjenuhkan, dan sering mengorbankan kebahagiaan. Kenapa semua yang asyik-asyik itu diharamkan? Kenapa semua yang enak-enak itu yang dilarang? Setiap yang akan menyesatkan. Sepintas lalu menyenangkan.

Belajar Menjadi Iblis

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Disadari atau tidak, manusia sekarang sudah mulai sibuk belajar menjadi iblis. Malaikat adalah tanda kepatuhan, iblis adalah tanda pembangkangan. Sedangkan manusia sudah terbiasa melanggar perintah dan mendekati larangan Allah. Iblis berhasil membuat perangkap untuk manusia lebih senang untuk mengikutinya.

Kemaksiatan merajalela, pembunuhan hal biasa, korupsi (mencuri) membudaya, dan ingkar janji dimaklumi. Namun lebih menariknya, iblis sekarang memanipulasi dengan kebaikan. Perilaku iblis adalah menyombongkan kecerdasan dan kealiman di hadapan yang lain. Sedangkan manusia berlomba-lomba terlihat cerdas dan alim di media sosial. Bahkan ada pula yang mengustazkan atau mengulamakan diri agar diakui di masyarakat, sedangkan banyak yang masih awam belajar agama.

Tinggalkan Balasan