Ikatan Santri Alumni Nurul Qarnain Pilih Pengurus Baru

“Kemasi saja kitab-kitabmu. Berhenti jadi kiai. Ingat, jadi kiai harus berani rugi, berani mati, dan berani dihina orang,” demikian kemarahan KHR As’ad yang diceritakan.

Selang beberapa menit kemudian, KH Yazid disuruh naik haji dengan bekal amalan selawat dari KHR As’ad. KH Yazid disuruh mengadu kepada Allah di depan Kakbah. Sepulangnya dari tanah suci, pesantren yang baru dirintis itu berangsung-angsur mengalami perkembangan dan kemajuan dari tahun ke tahun hingga berkembang pesat seperti saat ini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain tersebut juga menuturkan bahwa secara istikamah beliau selalu kirim Fatihah kepada para alumni setiap selesai salat Subuh dan Maghrib.

“Pertama, saya niatkan semoga ilmu yang didapat oleh alumni menjadi ilmu yang berkah dan manfaat sehingga bisa diamalkan di tengah-tengah masyarakat. Kedua, semoga alumni terus tersambung kepada pesantren. Ketiga, semoga alumni diberi kelancaran rezeki untuk ibadah dan ketaatan kepada Allah Swt,” tuturnya di hadapan para pengurus ISNUQ.

Tinggalkan Balasan