“Etnis Tionghoa tidak bisa dipisahkan dari Gus Dur. Kami tidak mungkin melupakan leluhur kami, dan akan selalu mengenang Gus Dur,” ujarnya.
Menurut Rini, Gus Dur dianggap sebagai sosok bapak leluhur dan pahlawan bagi etnis Tionghoa karena telah mencabut berbagai kebijakan diskriminatif yang membatasi ekspresi agama, kepercayaan, dan adat istiadat Tionghoa di ruang publik.

“Karena jasa Gus Dur, sampai sekarang etnis Tionghoa diakui keberadaannya. Bagi kami, beliau adalah pahlawan kami,” tegasnya.
Ia menambahkan, Gus Dur merupakan contoh tokoh agama yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan toleransi tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama.
“Beliau adalah sosok yang luar biasa bagi kami. Gus Dur tidak pernah membedakan agamamu apa, rasmu apa. Beliau adalah panutan kami,” ungkap Rini.
