Implementasi Tasamuh (2)

Salah satu inti toleransi adalah tolong-menolong. Tolong-menolong juga menjadi prinsip yang sangat kuat dalam ajaran Islam. “Wataawanu alal birri wattaqwa, wala taawanu alal ismi wal udwan.” (“Dan tolong menolonglah kalian atas kebaikan, dan janganlah tolong-menolong atas dasar kejelekan dan permusuhan.”)

Dari ayat ini, secara universal, dapat ditarik pada pemahaman bahwa agama Islam menganjurkan setiap muslim untuk saling tolong-menolong atas dasar kebaikan, bukan keburukan, karena tolong-menolong atas dasar keburukan juga termasuk kezaliman.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Prinsip yang paling kuat mengakar dalam pemikiran Islam yang mendukung sebuah toleransi adalah sebuah keyakinan kepada agama yang fitrah, suci, yang tertancap dalam pada setiap individual masing-masing manusia, dan kebaikan setiap manusia adalah adalah konsekuensi alamiah-kultural dari prinsip ini.

Lantas masih adakah alasan untuk tidak bisa saling menghargai ras, budaya, keyakinan orang lain? Jika tidak punya alasan untuk menghargai mereka, cukuplah mengatakan bahwa mereka juga termasuk manusia, sama seperti kita, sebagaimana hadis Nabi Muhammad yang telah disebutkan sebelumnya.

Wallahu a’lam bisshawab.

Tinggalkan Balasan