Inilah Cara Santri Nurul Ummah Berbagi di Tengah Pandemi

Menurutnya, wabah Covid-19 ini terasa dampaknya pada perekonomian masyarakat di sekitar pondok, terutama warga yang bekerja di sektor informal seperti buruh harian lepas dan pedagang keliling. “Ini paling riskan terdampak secara ekonomi karena penghasilan yang menurun serta sulitnya memperoleh pekerjaan akibat banyak perusahaan tutup,” lanjutnya.

Menyadari kondisi ini, Bu Nyai yang juga penasihat Muslimat NU Kabupaten Pringsewu ini berinisiatif membantu warganya dengan menyediakan paket kebutuhan dapur minimal untuk memasak pada hari itu. Konsep dari gerakan ini, lanjutnya, masyarakat dipersilakan mengambil salah satu dari kantung plastik yang tersedia.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Silakan ambil seperlunya saja. Contoh, yang belum punya lauk, misalnya, ambil kantung plastik yang berisi telur. Begitu juga yang belum ada untuk bikin sayur, ambil sayuran yang dibutuhkan saja,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan