waktu itu, malam telah menunggu
dan perjumpaan pun terasa cepat berlalu
meninggalkan jejak yang tak pernah lekang
karena bayangan tak pernah hengkang untuk mengulang.
Batuputih, 2024.

KATA PEREMPUAN DI ATAS PERAHU
ia tidak hanya
berbekal kecemasan,
melainkan juga kerinduan
yang bertahun-tahun
disimpannya sendiri,
dalam tabung kesunyian.
kesedihan yang ia tanggung
beratnya melebihi perahu
yang ia tumpangi.
–adapun sejumlah bayang-bayang,
berhamburan di bawah gugur daun–
tapi ia masih percaya,
bahwa masa lalu dan masa depan
seperti halnya surut dan pasang;
dirahasiakan waktu.
