Kiai Romly, Mursyid Penyusun Istighotsah

Setelah berjuang di berbagai ranah, baik dalam ilmu agama maupun memperjuangkan kemerdekaan, Kiai Romly wafat di Rejoso Peterongan Jombang pada 16 Ramadlan 1377 H atau tanggal 6 April 1958 M. Kiai Romly meninggalkan begitu banyak legacy kepada keturunan dan para santrinya.

Semasa hidup, Kiai Romly produktif dalam menulis kitab. Di antara kitab-kitab karangannya adalah al Istighotsah bi Hadrati Rabbi al Bariyyah, Tsamratu al Fikriyah, Risalah al Waqi’ah, dan Risalah ash Shalawat an Nariyah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Di antara murid-murid Kiai Romly yang terkenal dan menjadi kiai besar ialah KH Muhammad Abbas (Buntet Cirebon), KH Muhammad Utsman Ishaq (Sawahpuluh Surabaya), KH Shonhaji (Kebumen), KH Husein Ilyas (Mojokerto), KH Asrori Ishaq (Kedinding Surabaya), dan KH Imron Hamzah (Sidoarjo).

Kiai Romly meninggalkan enam putra dari dua istri, yaitu Nyai Maisaroh dan Nyai Khodijah. Adapun putra-putranya adalah KH Musta’in Romly (wafat tahun 1985), adalah menantu KH Abdul Wahab Chasbullah Tambakberas; KH Ahmad Rifa’iy Romli (wafat tahun 1994), menantu Kiai Mahrus Ali Lirboyo; KH A Shonhaji Romli (wafat tahun 1992), menantu Kiai Ahmad Zaini Sampang; Muhammad Damanhuri Romly (wafat tahun 2001), menantu Kiai Zainul Hasan Genggong; Ahmad Dimyati Romly (wafat tahun 2016), menantu Kiai Marzuki Langitan; dan A Tamim Romly, M.Si. (menantu Kiai Shohib Bisri Denanyar).

Sudah 66 tahun Kiai Romly Tamim berpulang keharibaan Allah SWT. Banyak sekali suri teladan yang diajarkan semasa hidup. Kesabaran, kesederhanaan, kepatuhan terhadap guru, dan perjuangan dalam menegakkan agama dan negara.

Dari sedikit manaqib Kiai Romly yang saya tulis ini, teriring doa dan wasilah alfatihah kepada Kiai Romly. Penulis berharap, agar kita selalu berupaya mewariskan dan melestarikan semangat Kiai Romly dalam memperjuangkan agama dan negara. Semoga kita semua tetap dianggap santri oleh Kiai Romly dan bisa bertemu dan berkumpul suatu saat nanti.

Ila Ruhi Syaikh Muhammad Romly Tamim, Alfatihah.

Tinggalkan Balasan