Kisah Cinta di Pesantren

Seharusnya, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan oleh ustaz dan santri yang melakukan kegiataan seperti itu. Pertama, peraturan dilarang menjalin cinta antara santri itu tidak relevan. Sebab, siapa yang bisa membendung perasaan seseorang? Semua orang berhak untuk saling mencitai dan mengasihi. Lagipula, perasaan cinta bisa menyasar siapa saja.

Kedua, snatri yang melakukan kegiatan seperti itu sebaiknya cepat sadar, kalau kebiasaan seperti itu terus dilakukan akan menggangu pikiran yang sedang fokus mencari ilmu di pesantren

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Terlepas dari itu semua, sebagai seorang santri yang pernah mengalami kisah cinta di pesantren, dan sebagai seorang ustaz yang pernah mendidik santri di pesantren, saya suka mesem-mesem sendiri ketika teringat kejadian seperti itu. Teringat apa yang pernah saya lakukan dulu, untung saja, tidak pernah ketahuan, tapi, memang unik menjalin kisah cinta di pesanren.

Meme di media sosial yang bertuliskan “aku bisa membuatmu jatuh cinta tanpa bertemu” sebenarnya sudah dialami santri dari dulu, sekarang, mungkin juga nanti. Jadi, selain belajar ilmu agama, pengetahuan umum dan teknologi, seorang santri juga harus belajar bagaimana cara mengendalikan perasaan yang liar dan rindu yang sedang menggebu-gebu.

Tinggalkan Balasan