Lagi, Sejumlah Pesantren Jadi Kluster Covid-19

Dijelaskan, tes swab massal ini dilakukan sejak 31 Agustus hingga 13 September 2020. Penghuni pondok pesantren yang di-swab meliputi para santri, pegawai, hingga pengelola. Tes swab dilakukan setelah terdapat seorang santri Pondok Pesantren Al Izzah dinyatakan positif virus Corona pada 23 Agustus 2020. Santri tersebut, kata Chori, melakukan tes swab mandiri di National Hospital Surabaya. Ia kemudian langsung menjalani perawatan setelah dinyatakan positif dan dinyatakan sembuh pada 28 Agustus lalu.

Begitu memperoleh laporan dari santri yang positif tersebut, pihak pondok langsung melaporkannya kepada Satgas Covid-19 pada 30 Agustus. Chori mengaku memang ada jangka waktu yang cukup lama dari saat pelaporan ke Satgas Covid-19 hingga tanggal awal santri tersebut dinyatakan positif terinfeksi Corona.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Karena itu, Satgas Covid-19 memutuskan untuk melakukan tes swab massal terhadap seluruh penghuni pondok. Mereka yang mendapatkan hasil positif akan melakukan isolasi mandiri dengan fasilitas yang telah disiapkan oleh pondok.

Tinggalkan Balasan