Seiring dengan perkembangan pendidikan dan sistem yang terjadi, Daar el-Qolam sudah menerapkan digitalisasi dalam segala pengelolaan yang ada di dalam pondok. Untuk memudahkan dan memenuhi kebutuhan para santrinya.
Layanan berbasis pemanfaatan sistem digitalisasi meliputi layanan akademik berupa elearning, seperti jadwal pelajaran, informasi hasil pembelajaran, informasi santri baru, dan classroom yang berguna saat pandemi covid kemarin. Layanan lainnya seperti layanan informasi pendaftaran, layanan pembayaran dan sebagainya.

Pemanfaatan sistem digitalisasi yang baru diterapkan pada tahun 2023 di Pondok Pesantren Daar el-Qolam, yaitu sistem pembayaran cashless. Sistem ini diterapkan untuk menanggulangi pencurian dan kehilangan uang yang sering terjadi di pondok.
Ada beberapa alasan yang mendasari kebijakan ini. Pertama, perkembangan zaman yang semakin modern. Pesantren harus bisa menyesuaikan dengan keadaan zaman sekarang, dimana semua kegiatan berupa digital.
Kedua, pencurian dan kehilangan uang yang sering terjadi di pesantren. Sudah banyak kebijakan yang dilakukan pesantren untuk menanggulangi masalah ini seperti tidak boleh menyimpan uang di lemari lebih dari Rp 50.000, lemari harus selalu dikunci, dan sebagainya, tetapi tidak bisa menanggulangi terjadinya pencurian.
Adapun kekurangan dari kebijakan ini adalah seiring dengan terus bertambahnya santri di Pondok Pesantren Daar el-Qolam, seringkali terjadi eror pada sistem pembayaran.
Selain itu, Pondok Pesantren Daar el-Qolam mengeluarkan Id card yang terdapat barcode di dalamnya, sebagai alat untuk pembayaran cashless. Pembayaran menggunakan Id card ini banyak manfaatnya untuk keberlangsungan kegiatan di pondok seperti membantu ketertiban dan menjadi salah satu cara menaggulangi kehilangan uang di pesantren. Seluruh kegiatan pembayaran atau transaksi santri akan terlihat dan tercatat oleh sistem. Bahkan wali santri dapat memantau penggunaan uang santrinya.
