Mengusir Corona dengan “Rabu Pungkasan”

Ada pemandangan yang berbeda di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (13/10/2020) malam. Selepas isya, ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Islam mengikuti pawai obor berkeliling keluar masuk kampung. Sepanjang pawai, sambil memegang obor, tak hentinya dari mulut ratusan santri itu terdengar lantunan takbir, salawat, dan doa.

Dengan khidmat, ratusan santri itu berdoa agar pandemi ini segera berakhir, virus Corona atau Covid-19 terangkat dari Bumi ini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ya, ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Islam ini sedang melaksanakan “Rabu Pungkasan”  atau “Rebo Wekasan”, ritual tolak balak yang secara rutin dilakukan setiap hari Rabu terakhir dari bukan Safar berdasarkan kalender Islam (Hijriah).

Tolak balak dilakukan dengan pembacaan salawat Burdah, tradisi masyarakat Muslim yang dipercaya mampu mengusir azab dan bencana, wabah dan penyakit, seperti pandemi yang sedang menghantui Bumi hari-hari ini.

Karena pandemi itu pula, ritual “Rabu Pungkasan” kali ini dilaksanakan secara berbeda di beberapa tempat. “Rabu Pungkasan” yang diikuti ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Islam dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Para santri wajib memakai masker dan menjaga jarak.

Tinggalkan Balasan