Menyikapi Wacana Islam Radikalis

Dalam buku ini, cendekiawan muslim tersebut ingin mengajak umat muslim untuk lebih mengenal dan mencintai Islam secara mendalam. Kehadiran buku ini ingin merokonsrtuksi paradigma pembaca tentang hiruk-pikuk isu-isu agama, khsusnya agama Islam yang mulai diadu domba.

Buku yang dicetak ulang ini, di dalamnya mencoba menguraikan masalah yang seringkali disematkan kepada Nabi Muhammad Saw terkait poligami yang lebih dari ketentuan Al-Quran. Isu ini sempat memanas di berbagai kalangan, termasuk yang memahami Islam sangat dangkal. Di sini, Quraish Shihab pun turut memberikan argumennya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Menurut Quraish Shihab dalam buku bercover merah ini, Nabi berpoligami lebih dari empat istri, bukan karena dorongan syahwat atau nafsu biologisnya, melainkan Nabi menikah sampai sebelas istri memiliki tujuan dan misi dakwah. Seperti ketika Nabi menikahi janda Sayyidah Ummu Habibah Ramlah putri Abu Sufyan, yang ayahnya sendiri sangat membenci Nabi, namun pada akhirnya kebencian itu meredam ketika Nabi sudah menikahi putrinya.

Pesan yang tersirat dalam kisah tersebut adalah bagaimana Nabi berjuang dengan gigih untuk menyebarkan agama Islam dengan cara yang halus. Di sampin Nabi juga prihatin dengan keadaan Sayyidah Ummu Habibah Ramlah yang mengalami penderitaan. Belas kasih yang lahir dalam dirinya itu yang menodrong Nabi untuk menikahinya.

Tinggalkan Balasan