Miftahul Ulum, Pesantren yang Memproduksi Teri Crispy

Walaupun Pulau Madura memiliki kawasan perairan laut yang cukup luas bukan berarti mudah untuk mendapatkan pasokan bahan baku teri. Faktor cuaca yang mengahambat hasil tangkapan nelayan tradisional. Faktor lainnya yaitu karena belum ada teknologi budi daya ikan teri sampai saat ini.

Dalam sebulan, Kopontren Al Asya’ariyah rata-rata hanya sanggup memproduksi 100 bungkus karena terkendala keterbatasan bahan baku. Dengan jumlah tersebut, terkadang pembeli harus rela antre beberapa hari untuk menikmati Teri Crispy.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen ini dirintis dan didirikan oleh RKH Nashrudin bin Itsbat pada 1827. Kiai karismatik ini tidak hanya mendirikan pesantren di Kampung Panyepen, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, tapi juga di daerah lainnya. Beliau memimpin PP Miftahul Ulum Panyepen selama 82 tahun dari 1827 hingga 1909. Kini jumlah santri di Pesantren Miftahul Ulum Panyepen mencapai 2.000 orang, baik putra maupun putri. Jumlah tersebut hanya santri yang menetap di asrama, belum termasuk santri yang tidak menetap di asrama.

Tinggalkan Balasan