Muscab IAA Talango dan Regenerasi Pesantren

Menurut Ra Mamak, keberadaan alumni pesantren merepresentasikan semangat jihad keumatan. Entitas kesantrian menjadi suatu keniscayaan menyatu secara apik dalam setiap perjuangan di mana status alumni menjadi ladang implementatif keteladanan dan keilmuan yang direguk dari para masyaikh selama nyantri di pondok pesantren. Karena ilmu dan akhlak menjadi tanggung jawab etik yang harus dijalankan sepanjang hidup.

Lebih lanjut, Ra Mamak menganggap konsistensi itu harus terus berkelanjutan. IAA harus bersinergi untuk tetap aktif, transformatif, dan adaptif di tengah masyarakat. IAA bisa menjadi ajang regenerasi kepesantrenan yang eksistensinya menjadi media transformasi keilmuan dan nilai-nilai luhur keteladanan sebagaimana terdapat dalam ajaran Islam.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Alhamdulillah alumni Annuqayah hingga saat ini terus aktif dan bersinergi dengan masyarakat. Jadi organisasi harus demikian, aktif dan transformatif. Aktif dalam artian merawat tradisi luhur dan menjawab tantangan. Di samping itu harus transformatif, yakni adaptif dalam menyesuaikan bentuknya dengan dinamika sosial kemasyarakatan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan