Literasi di zaman digital menjadi sangat penting dilakukan, mengingat kebutuhan akan informasi yang terus meningkat. Untuk menghadapi kenyataan tersebut, filter dari setiap individu menjadi penting dilakukan. Hal ini untuk mencegah konsumsi berita hoaks dan propaganda yang dilakukan oleh pihak tertentu.
Memperhatikan sebab tersebut, ngaji literasi menjadi hal darurat yang harus dilakukan di zaman digital. Ngaji literasi akan menjabarkan perkembangan informasi dari masa ke masa. Dimulai dari bagaimana menyampaikan informasi secara benar, hingga melacak alur dari informasi tersebut menggunakan perkembangan metode yang ada. Meminjam konsepsi dalam pondok pesantren, kegiatan ngaji menjadi rutinitas yang setiap hari harus dilakukan. Maka konsepsi ngaji literasi dapat diadaptasikan dari konsep tersebut untuk memperoleh kemanfaatan secara maksimal.

Mewadahi konsep ngaji literasi, diperlukan suatu gerakan global untuk memanajemen seluruh unsur yang diperlukan. Gerakan literasi akan menampung seluruh elemen, baik pelaku (mahasiswa, guru, akademisi, warga), lembaga, dan media untuk sama-sama bergerak di bidang yang sama. Maka diperlukan kerja sama yang berkesinambungan antarsemua pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi besar di dalamnya.
