Orang-orang Besar karena Buku

Lalu ada Gus Dur yang saat masih sekolah di SMP sudah benyak membaca buku-buku Barat, ketika hanya anak-anak dari kalangan bangsawan yang bisa sekolah. Tentang pentingnya membuca buku, Gus Dur mengatakan, “Dengan membaca, engkau seakan hidup ribuan tahun ke belakang.”

Buku berjudul Mereka Besar Karna Membaca karya Suherman ini membahas tokoh-tokoh ternama yang terlibat dalam revolusi, pergerakan, mulai dari romantisme, kisah pilu, prestasi, hingga gebrakan-gebrakan yang membuat perubahan dunia. Mengkonsumsi buku ini dapat memacu adrenalin untuk membaca sebanyak-banyaknya buku, seperti Mao Tseng yang mewajibkan dirinya membaca satu hari satu buku hingga ia sengaja membuat ranjang yang luas agar dapat menumpuk buku-buku bacaannya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ratusan buku belum cukup bagi sang penggila baca, ribuan setidaknya dapat menghilangkan dahaga sang maestro. Kegilaan setiap tokoh dalam membaca di dalam buku ini diulas memang secara ringkas. Meski begitu, buku ini mengungkap bagaimana kebiasaan tokoh-tokoh besar dunia itu mengoleksi dan membaca buku, dan gagasan provokatif mereka dari membaca buku yang mampu mempengaruhi perubahan dunia.

Tak hanya kealiman dan kearifan yang diperoleh dari membaca buku. Dari membaca buku, Mahtma Ghandi mampu melawan kezaliman penguasa India dengan cinta dan kasih sayang.

Data Buku:

Tinggalkan Balasan