Ketika matahari sudah berpamitan
Dan burung kutilang kembali ke peraduan
Di situlah terbentang hitungan menu
Berbisik keimanan berbaju ketaqwaan
Tumpah ruah di tubuh meja kemenangan
Barangkali satu hari sudah terlewati
Bersama tadarus dzikir dalam hati
Seketika setan marah ingin mati
Sebab tidak punya waktu menggoda diri

Mari rayakan kering raga
Berselimut kerontang jiwa
Dengan manisnya buah kurma
Agar semangat jiwa kembali meronta
Karena tarawih telah memandang mata
Sungguh bahagia jika bisa memeluknya
Wahai tuan selamat berbuka..
Morleke,2023
