Pentingnya Manajemen Waktu di Pondok Pesantren

Pembacaan Rawi & Tahlil 20.15-20.30 Shalat Isya Berjamaah – 20.30-22.00 Muthola’ah Khusus Malam Minggu Muhadhoroh 22.00-04.00 Tidur –

Dengan memiliki jadwal kegiatan rutin seperti itu, dengan sendirinya santri akan “dituntut” memanfaatkan waktu luang dengan baik. Waktu luang, misalnya, bisa digunakan untuk mencuci pakaian, menyetrika, membereskan kamar, dan kegiatan bermanfaat lainnya.

Wajib dan Tak Wajib

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Di lingkungan pondok pesantren biasanya ada kegiatan-kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap santri dan yang tak wajib. Namun, bisa jadi antara satu pesantren dengan yang lain berbeda dalam hal mengklasifikasi mana yang wajib yang tak wajib.

Kegiatan wajib, misalnya, mengikuti rangkaian pengajian atau kajian rutin, melaksanakan salat nawafil dan salat wajib secara berjamaah, mengikuti kegiatan rutin seperti muhadhoroh atau lainnya, dan mematuhi tata tertib dan peraturan yang berlaku di pondok pesantren. Sementara itu, kegiatan yang tak wajib, misalnya, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti olah raga, seni, keterampilan, diskusi tambahan di luar kegiatan wajib, kegiatan sosial, dan rekreasi atau liburan yang tidak wajib.

Kegiatan wajib di pondok pesantren umumnya terkait dengan memperdalam agama Islam dan pembentukan karakter religius, sedangkan kegiatan tidak wajib lebih bersifat pengembangan diri dan penunjang pembelajaran di pondok pesantren. Karena itu, seyogyanya santri bisa menghindari kegiatan yang tidak produktif atau membuang waktu seperti bermain dan mengobrol hingga larut malam. Hal itu menyebabkan jadwal kegiatan kita bisa berantakan.

Banyak contoh bagaimana santri belum bisa mengelola waktunya dengan baik, salah satunya tidur saat sedang halaqah. Tentu, ketidakmampuan mengelola waktu selama di pondok akan memiliki banyak dampak negatif.

Tinggalkan Balasan