[1] Ari Prayoga dkk., “Karakteristik Program Kurikulum Pondok Pesantren,” AL-HIKMAH: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam, vol.2, no. 1 (2020): 78.
[2] Sholeh Huda dan Adiyono, “Inovasi Pengembangan Kurikulum Pendidikan Pesantren di Era Digital,” ENTINAS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, vol.1, no. 2 (2023): 371–387.

[3] M. Wawan Gunawan dan Muhammad Adib Alfarisi, “Eco-Pesantren: Perspektif Pengelolaan Lingkungan Pada Ponpes Salafi Abdussalam Kabupaten Kubu Raya,” Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, vol.9, no. 2 (2023).
[4] Mukafi Niam, “‘Roan’, Tradisi Pelihara Lingkungan para Santri,” NU Online, 2007, https://nu.or.id/warta/amp8220roanamp8221-tradisi-pelihara-lingkungan-para-santri-u0o7T.
[5] Dede Rodin, “Al-Qur’an dan Konservasi Lingkungan: Telaah Ayat-Ayat Ekologis,” Al-Tahrir, vol.17, no. 2 (2017): 391–410.
*Naskah peserta Lomba Karya Tulis Ekologi Kaum Santri dengan judul asli “Peran Pondok Pesantren Salaf dalam Konservasi Lingkungan”.
