mentari mengurai langit,
terberai ditikam cerita pahit
bait-bait sajak terjepit
irama syair mendekap jerit
Tuhan!
hujani kemarau-Mu!

Sumenep, 25102018.
SELINGKAR SAYAP DOA
di lingkar subuh,
sujud rembulan terbakar mentari
menelan api kobar jiwa perih
akar nurani memeluk pusara sunyi
mengurai sabda pujangga,
melarik tuah bersajak patah
sebak air mata langit,
biru setandan liuk berkisah pahit
di ujung muara,
subuh mendawai kelopak senja
di lingkar subuh,
jejak doa-doa, dosa riak luka
pada sisa kerak rembulan,
irama pinta sepenggal ada
menabur kelopak doa
Astaghfirullah!
Astaghfirullah!
Astaghfirullah!
Masalembu, 07-10-2018.
