Sepasang doa yang dinikahkan langit
Kini menjadi kerinduan sengit
Tak ada yang hendak memisah
Kecuali tak dapat lagi kulihat wajah malu langit sebelum malam tiba
Maret, 2022.

LEMARI RINDU
Kayu-kayu yang kauhimpun dari tetes peluh
Kaurangkai menjadi lemari kukuh
Dipaku oleh kenang semalam
Tegak sebagai kerinduan
Lemari yang kau letakkan di pojok kamar
Menjadi lain dipandang samar
Sekilas kulihat sebagai tempat melipat sedih
Kututup rapi tanpa permisi
Sebab katamu aku tak perlu berpakaian lusuh
Dalam lemari yang kaubuat, banyak kebahagian untuk kukenakan satu per satu
Aku tak ingin berganti lemari
Biar ketika aku tidur, selalu kau lihati aku dengan puisi
Lemari rindu katamu, Pak
Untuk kusimpan ceritaku dan engkau
Sampai detak kerinduan tak lagi memukau
Maret, 2022.
ilustrasi: www.artisoo.com.
