Tulislah kembali semampu yang kau hendaki
Bisikkan di telingaku yang mungkin akan, atau bahkan telah tuli
Dengan penuh kebahagiaan
Kujadikan ia sangu menuju mati
Cleis
;segala bagimu, tulus aku amini

Yogyakarta, 2021.
PERKENALAN
; OfOs
Kita belum saling mengenal
Belum pernah bersentuh tangan
Tetapi dengan cukup mengenang
Aku telah menerjuni dasar hatimu
Merasakan angin yang melekap dari jauh.
Entah ada ataukkah tidak samasekali wajah seorang perempuan di situ
Kuberdoa agar sungai-sungai tak berhenti menyeru
Hutan dan hijaunya daun selalu menjadi satu.
Barangkali pada suatu kelak
Kita ditakdirkan bertukar sapa
Aku ingin memperkenalkan diri sebagai engkau sepuluh tahun yang lalu
Yang mencintai langit
Hujan
Dan sunset yang keperak-perakan
Namun apabila tak
Cukup sajalah aku yang paham akan kau
Sebagai sepi yang bungkam
Sebagai diriku yang dicampakkan
Yogyakarta, 2021.
PERTANYAAN 1
Beruntung kau bukan pengarang
Segala yang menimpa tak mesti ditulis dan diceritakan
Pabila dadamu tersangkut perih
Tak perlu lebay dan alay menulis puisi
