“Melalui lomba ini akan ada kompetisi, akan ada persaingan, akan ada tentu kemenangan. Tetapi, bukan itu yang menjadi tujuan, kompetisinya itu sendiri yang menjadi tujuan. Karena dengan kompetisi akan ada semangat untuk menambah kompetensi dan kemampuan,” tuturnya.
Menurutnya, anyak sekali orang yang salah dalam menyikapi perlombaan, hingga tak heran jika terjadi berbagai macam permasalahan seperti kecurangan.

“Karena banyak orang ketika berlomba, tujuannya untuk kemenangan, makanya yang kalah itu protes biasanya, kadang kala itu mesti. Maka pimpinan itu bisa curang, biasanya kaya gitu. Berarti salah persepsi orang yang gak tahu arti kompetisi. Jadi tujuannya hanya hasil, bukan esensi proses yang bisa diperoleh,” tambahnya.
