Seusai pembacaan selawat Simtudduror, acara selanjutnya adalah semaan bagi santri yang baru khatam Al-Quran bi nadzor. Ada dua orang santri putri, yakni Hani Rosyidah dan Fariha Ni’amil Azizah, dan satu santri putra, yakni Sholeh Mustofa. Acara ini dipimpin langsung oleh Bu Nyai Nur Nadhifah.
Kemudian dilanjutkan dengan acara khitobah akbar. Syamsun Ibnu Abdulloh dan Musyrifatul Qoiriah naik ke panggung dan menyampaikan ceramah masing-masing selama 15-20 menit. Baru setelah kedua santri ini tampil, yang naik panggung terakhir kali adalah alumni undangan, yakni Ustaz Ahmad Afif, yang juga memberikan ceramah kepada santri-santri.

Ustaz Afif berpesan kepada santri-santri untuk sanantiasa tahu diri. “Kalau keluarga ndalem dan asatiz setiap hari mendoakan kita, sudah sepatutnya kita juga demikian,” ujarnya.
Rangkaian acara semaan dan khataman serta khitobah akbar ini diakhiri dengan makan bersama. Jam 11.15 WIB makanan keluar, dibagikan oleh HSFM. Makanan yang disajikan ini adalah sedekah dari ketiga santri yang disimak, sebagai ungkapan rasa syukur mereka. Tidak perlu ditanya lagi, acara makan-makan inilah yang paling dinanti-nanti oleh seluruh santri.
