Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB Achris Sarwani yang turut hadir dalam peresmian Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren, menegaskan, bahwa pembentukan forum merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi syariah melalui pesantren. “Peresmian yang digelar hari ini merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi syariah melalui pesantren,” kata Achris.
Menurutnya, Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren merupakan suatu wadah awal untuk mendorong integrasi bisnis antarpesantren di wilayah Lombok dan sekitarnya. “Dengan adanya forum tersebut diharapkan dapat membentuk pasar bersama melalui pemanfaatan potensi antarpesantren, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan sendiri dan peningkatan perdagangan antarpesantren,” jelasnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bila pesantren bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, maka pesantren akan dapat menjadi agregator bagi kegiatan ekonomi masyarakat sekitar pesantren. “Pesantren yang ekonominya berdaya serta mampu memberdayakan masyarakat sangat sesuai dengan tuntunan agama, agar kita bisa menjadi manusia yang paling bermanfaat,” pungkasnya.
