bin muhammad al-baqir
bin ali zainal abidin

bin al-husein
bin ali bin abi thalib dan fatimah az-zahra
binti nabi muhammad rasulullah)
ya, dia berjuluk almuhajir ilallah
yang kelak menjadi nenek moyang ulama asia
dakwahnya nyaris meratakan bumi nusantara
ia moyang dinasti islam hindustan
dengan fam azmatkhan
lalu mengurai ke cina ke campa
ke thailand ke kelantan
ke filipina ke kamboja
ke malaysia ke singapura
hingga merambah indonesia
putra pertamanya bernama abdullah khan
membenih ke ahmad syah jalal
yakni sayid jumadil kubro
yang melahirkan sayid jamaluddin akbar
menitiskan maulana ibrahim as-samarkand
kemudian menetas para generasi terbaik
dalam babad tanah nusantara
: walisanga
dari titik silsilah jamaluddin akbar
melalui as-samarkand, lahir sinuhun-sinuhun besar
juga kerajaan-kerajaan yang berkibar
bendera-bendera islam bertahta
di tiap sudut tanah jawa, sumatera,
kalimantan, sulawesi, nusa tenggara
dan sebagainya
tetapi bukanlah dlamir
jika tak tahu dlamir
begitu pun tangan takdir
menggaris siti jenar
dan syekh subakir
jika sejarah barangkali tak mencatat
babak perjalanan ini
maka puisi coba memahami
babad menyerat prasasti
tentang titisan darah rasulullah
yang kini berantah
membumi hingga austronesia
entah siapa sayid di antara kita
dirimu ataukah diriku
sebab di negeri ini
zuriat azmatkhan telah mastur
mungkin di sana atau di sini
ada mata berkilau dengan bola hitam radar
menatap nyalang sekuat keyakinan
bertualang laksana sang moyang
2014
