Saat Gawai Menggantikan Buku

Fokus adalah kunci dalam menuntut ilmu. Namun, terlalu sering berpindah dari satu konten ke konten lainnya membuat otak terbiasa dengan gangguan. Akibatnya, konsentrasi menjadi sulit dibangun, hafalan mudah hilang, dan pelajaran sulit dipahami. Ilmu itu berat, dan ia tidak akan melekat di hati yang sibuk menonton hal-hal yang ringan dan cepat berlalu.

Dalam Islam, menuntut ilmu adalah sebuah ibadah. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita menjaga adab dalam menuntut ilmu, termasuk dalam cara kita menggunakan waktu dan alat yang kita miliki. Gawai bukanlah musuh, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak, ia bisa menjadi penghalang datangnya ilmu.

Menuntut ilmu merupakan perjalanan suci yang memerlukan kesungguhan, bukan sekadar kehadiran fisik. Apabila gawai telah mengalihkan perhatian, maka kita harus merebutnya kembali. Sebab ilmu tidak akan masuk ke hati yang terfokus pada hal-hal yang tidak berguna.

Tinggalkan Balasan