
Dalam sambutan pembukaan, Menteri Agama Fahrul Razi mengungkapkan, para santri tidak kalah bertalenta dengan pelajar pada umumnya. Bahkan, kata dia, kualitas pondok pesantren bisa mengalahkan kualitas sekolah umum. “Bisa dilihat kualitas anak-anak santri itu bukan main. Jadi jangan menganggap lagi bahwa seolah-olah pendidikan pesantren itu pendidikan non formal, tidak ada istilah nonformal lagi,” ujar Fahrul.
Dia juga berharap gelaran Pospenas dapat memperluas jalinan silaturahmi antarpondok pesantren se-Indonesia dengan semangat sportivitas. “Dalam banyak hal, (santri) bisa mengalahkan sekolah-sekolah umum. Mereka luar biasa,” kata dia menambahkan.

