Assalamualaikum ya ahla diyar
Tubuhku kembali bergetar
Jari-jari lemas tak punya kekuatan
Hanya bibir bersuara lirih
Ekspresi raga sedang letih
Sembari air mata menetes
Di atas kebun keindahan
Karena kami yakin engkau berada dalam junjungan
Di ambang pintu surga abadi sepanjang zaman.
