Pengurus pesantren akhirnya membuka rekening di Bank Meong, yang masih satu induk perusahaan dengan stasiun televisi tersebut.
Sejak itu, para santri atau orangtua santri, atau masyarakat umum, sering datang ke teller Bank Meong. Apalagi tujuannya kalau bukan untuk mentransfer dana ke rekening Pesantren Mangga Bolong. Kiai tak lagi menerima amplop atau salam tempel dari tetamu yang sowan. Seluruh dana pesantren ngendon di Bank Meong.

Peristiwa ini, oleh pimpinan bank tersebut, diinformasikan kepada pimpinan stasiun televisi yang masih satu induk perusahaan. Tak lama kemudian, muncul tayangan berita di televisi tersebut.
