Selain mendapatkan sertifikat dan trofi, para pemenang akan mendapatkan hadiah uang. Juara pertama memperoleh senilai Rp 5.000.000; juara kedua Rp 3.000.000, dan juara ketiga Rp 2.000.000. Sementara, untuk juara harapan memperoleh hadiah Rp 1.000.000.
Menurut Kepala MAC UI Ngatawi Al-Zastrouw, perlombaan ini merupakan upaya menanamkan nilai-nilai religius yang moderat, toleran, dan inklusif, di kalangan mahasiswa melalui jalur cultural karena melalui cara-cara seperti ini spirit dan ajaran agama akan lebih mudah masuk ke dalam hati.

“Seni budaya merupakan cara efektif untuk menyentuh dan melembutkan hati manusia. Hati yang lembut akan membuat manusia memiliki kepekaan batin terhadap sesama,” kata Zastrouw.
