sampai kapan negeri ini membunuh puisi
apakah sampai kiamat nanti
kita biarkan hati nurani terbungkam
apakah sampai tanah-tanah mengutuk
baru kita membungkuk memohon pada bumi?
sampai kapan negeri ini dikuasai keserakahan
apakah sampai kata-kata hilang dari kamus
apakah sampai buku-buku di perpustakaan dibakar
apakah sampai tidak ada lagi makna
yang bisa kita tangkap dari kehidupan

sampai kapan kekuasaan
membunuh kemerdekaan kata-kata
negeri melindas puisi
satu-satunya yang kita miliki
sebagai hati nurani?
astagfirullah!
2024.
KITA RAYAKAN DENGAN APA
kita rayakan dengan apa
hari puisi nasional ini
jika tidak ada lagi kebebasan
jika tidak ada lagi kemakmuran
jika kata-kata benar
dirampas tangan-tangan kekuasaan
jika para pejabat
terus menerus jadi hipokrit
dan tidak mau menjadi manusia
yang memanusiakan manusia
jika yang tersisa hanya para binatang buas
untuk apa kita merebus kata-kata
untuk apa kita tuntaskan rindu pada makna
apakah para binatang mengenal makna
sedang mereka tidak butuh kata-kata
dengan apa kita rayakan
hari puisi nasional kita
apakah dengan kehampaan
apakah dengan kehancuran?
2024.
