Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Astronomi IAIN Lhokseumawe Tgk Ismail SSy MA dalam pelatihan menjelaskan, ilmu falak ini bukanlah ilmu nujum yang diharamkan untuk mempelajarinya oleh kebanyakan ulama fikih. Ilmu falak, menurutnya, lebih mempelajari tentang perhitungan peredaran Bumi, Matahari, dan Bulan untuk kepentingan penentuan waktu salat.
Menurut Kabid Litbang Hathar Aceh Utara Tgk Maulidin, durasi pelatihan ini ditarget selesai materi dalam jangka 20 kali pertemuan selama 6 bulan ke depan. Untuk pertemuan selanjutnya akan diasuh oleh Pimpinan Dayah Darul Falah Syamtalira Aron, Waled Mustafa.

