Santri Covid-19 Nyaris 200, RS Mini Dibangun di Pondok Blokagung

“Ini sebagai langkah antisipatif kita seandainya ada penambahan kasus lagi. Sehingga ruang isolasi yang ada sekarang tidak kepenuhan. Namun, kami berharap ini tidak terjadi, karena semua santri sehat dan bebas Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi dr Yos Hermawan menjelaskan, Babinsa, Bhahinkamtibmas, bersama petugas puskesmas akan terjun langsung mendata santri asal Pondok Blokagung yang sedang pulang ke rumah, untuk kemudian ditentukan langkah selanjutnya. “Ini perlu kita tangani dengan segera,” katanya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dijelaskan, Dinas Kesehatan Banyuwangi telah menurunkan lima tim untuk penanganan kasus tersebut. Yakni, tim pemeriksaan, tim tracing, tim swab, tim trauma healing, dan tim disinfeksi. Pemeriksaan, tracing, taruma healing, dan disinfeksi dilakukan setiap hari. Sedangkan, tes swab dua hari sekali.

“Sudah ratusan santri yang kita uji swab. Tracing terus kita kembangkan agar penyebaran Covid-19 bisa kita kendalikan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan