Santri dan Politik Praktis

Saat mondok, orang seperti saya mungkin tak akan menggubris tentang bahasan politik. Saya mungkin telanjur malas untuk berbicara politik praktis yang hanya berisi kebusukan oleh ulah-ulah politisi kotor.

Namun, seiring berjalannya waktu dan saya juga telah boyong dari pesantren, saya pun mulai menikmati bangku kuliah dan sering pula mendengar obrolan, diskusi, dan kajian tentang politik. Hal inilah yang mendorong saya untuk melihat masa depan, apakah harus ikut andil dalam politik di masa depan, atau lebih sederhananya juga timbul artikel yang saya tulis ini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sebelum lebih jauh, kita haruslah memahami secara kontekstual apa itu politik dan apa hubungannya dengan santri. Secara kontekstual, politik yang artinya dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara, adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.

Namun, realitasnya politik saat ini hanya digunakan untuk menjadi alat mencari kekuasaan, uang, dan gerakan-gerakan yang hanya untuk kepentingan sendiri.

Politik praktis ini yang juga membuat hadirnya kasus-kasus seperti suap, korupsi proyek negara, jual beli jabatan dalam lingkungan pemerintahan, dan melanggengkan kekuasaan lewat jalur-jalur dinasti “keluarga” dalam kekuasaan.

Kapan Santri Berpolitik

Tinggalkan Balasan