Sebab, di pondok pesantren, selain diajarkan ilmu-ilmu agama, kita pun dididik untuk menjadi pribadi yang penuh dengan toleransi dan memahami segala hal dengan komprehensif. Jadi, mau santri good looking ataupun good thinking ataupun santri yang lain, tetap semuanya berstatus sebagai santri, yang harus memiliki sifat kekeluargaan, menyatu dalam segala hal, dan rasa pertemanan yang tinggi. Sehingga, semua santri akan melengkapi satu sama lain dan tidak memandang remeh kepada santri yang memiliki kekurangan dan tidak berlebih-lebihan terhadap santri yang memiliki kelebihan, termasuk yang good looking dan good thinking tadi.
Pagarnya adalah ungkapan yang pernah disampaikan oleh seorang ulama, ذللت طالبا فعززت مطلوبا, yang artinya “aku hina ketika aku mencari (ilmu), kemudian aku mulia ketika aku dicari (dibutuhkan).”

