Selain itu, saat ini banyak pesantren menghasilkan tenaga terdidik maupun santri yang memiliki dan dibekali akan nilai-nilai global dalam konteks internasional, misalnya solidaritas nasib Palestina dan juga anti terorisme.
Untuk itu, santri dapat berkontribusi dalam mempromosikan nilai-nilai universal seperti perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia.

Salah satu penguatan identitas kebangsaan yang terlihat pada kehidupan pendidikan santri, melalui pendidikan dan aktivitas mereka, turut memperkuat identitas kebangsaan Indonesia yang berlandaskan pada Pancasila. Mereka menunjukkan bahwa meskipun berbeda-beda, umat beragama di Indonesia dapat hidup berdampingan dengan damai.
Dengan demikian, santri tidak hanya menjadi tiang toleransi di Indonesia, tetapi juga dapat berperan sebagai duta perdamaian dan toleransi di kancah internasional, memperkuat komitmen untuk membangun dunia yang lebih harmonis. Harapannya, santri dapat menciptakan dunia penuh toleran dan inklusif. Selamat Hari Santri!
